|
Friday, 20 April 2007 |
Dr.Harun Pardede, dokter timnas Futsal.
Kepada Futsal mania di seluruh Indonesia,
Untuk interview yang 3 ini saya ingin memperkenalkan sosok yang sudah marasakan segalanya di dunia sepakbola. Jika para Futsal mania pada saat ini hanya mengenal pemain, pelatih dan manager, maka dari itu saya ingin memperkenalkan bapak Dr.Harun Pardede. Sebagai dokter timnas Futsal peran beliau tidak kalah besarnya terhadap imnas Futsal.
Berkut 10 pertanyaan yang di lontarkan kepada ”Dokter”.
1.Q: Dok, mohon sedikit penjelasan ttg pengalaman Anda di dunia Futsal A: Saya relatif baru di futsal (2005), sebelumnya aktif di sepak bola konvesional. Saya pertama masuk ke dunia futsal saat ikut dengan TIMNAS pada kejuaraan AFF di Bangkok. Saya kira futsal jauh lebih menarik, sangat dinamis dan atraktif.
2. Q: Bagaimana menurut anda perkembangan Futsal di Indonesia. A: Awalnya berjalan lamban, namun akhir-akhir ini saya amati cukup signifikan terutama di lingkungan sekolah dan perguruan tinggi. Ini sangat positif untuk menjaring atlet yang berkualitas dan disiplin, karena dalam olahraga futsal di butuhkan intelegensia yang baik dan disiplin yang tinggi.
3. Q: Apakah dengan rata2 kondisi fisik pemain Indonesia kita mampu bersaing di dunia Futsal Asia? A: Dengan kondisi fisik atlet kita saat ini, saya pesimis. Futsal menuntut daya tahan, kekuatan, kecepatan dan kelincahan yang tinggi (prima), serta mentalitas yang baik pula. Dalam pengamatan saya, kondisi fisik dan mentalitas kita belum mumpuni untuk level Asia.
4. Q: Apakah dokter bisa memberi advis bagaimana mengangkat nutrisi atlit Futsal Indonesia? A: Persoalan nutrisi menyangkut ekonomi dan tingkat pengetahuan/pemahaman tentang nutrisi yang baik. Tentu dengan perbaikan kesejahteraan dan meningkatkan pengetahuan atlet. Nutrisi merupakan solusi untuk meningkatkan nutrisi atlet futsal Indonesia.
5. Q: Apakah doping telah masuk ke dunia Futsal Indonesia? A: Mengenai doping, saya belum ada data. Namun bukan mustahil jika ada yang menggunakannya. Saya kira perlu pemeriksaan insidentil dan sosialisasi doping terhadap atlet futsal kita.
6. Q: Bagaimana mencegah agar doping tidak masuk ke dunia Futsal? A: Selain sosialisasi tentang bahaya doping, tentu perlu di buat aturan dan sanksi yang tegas terhadap pengguna doping.
7. Q: Menurut dokter bagaimana dengan masa depan Timnas Futsal Indonesia. A: Prospeknya cukup bagus, postur atlet indonesia cocok dengan olahraga futsal. Tentu dengan pembinaan yang baik.
8. Q: Pendapat dokter ttg re-generasi timnas Futsal yang sekarang telah dilakukan di Bangkok? A: Sangat baik dan positif sehingga tingkat persaingan menjadi sangat tinggi dan terbuka.
9. Q: Tips apa yg bisa di beri agar prestasi timnas bisa meningkat di dunia internasional? A: Perbaikan kondisi fisik, pilih atlet dangan IQ yang baik serta mentalitas yang baik. Dan yang paling penting meningkatkan kualitas kompetisi liga futsal indonesia, serta pengalaman pertandingan internasional.
10. Q: Mungkin ada masukan lain yg ingin di sampaikan kepada Futsal Mania di Indonesia? A: Jangan mengharapkan prestasi secara instan, dibutuhkan kerja keras, motivasi, dukungan dan proses yang baik dan benar. Disiplin dan kemampuan analitik menjadi kunci keberhasilan. Futsal sangat dinamis, butuh atlet dengan kondisi fisik yang prima, mental yang baik, disiplin dan mampu menganalisa permainan dalam hitungan detik. |
|
Last Updated ( Saturday, 21 April 2007 )
|